Di era teknologi dan pasca pandemi ini, olahraga pada anak remaja seringkali menjadi suatu barang yang langka. Padahal, kebiasaan melakukan olahraga sejak masa remaja merupakan sesuatu yang menjadi modal penting bagi kesehatan anak secara jangka panjang. Kebiasaan melakukan olahraga sejak anak akan membentuk anak menjadi seseorang yang punya pola hidup yang lebih sehat hingga dewasa. Namun, walaupun sangat penting untuk seorang anak melakukan olahraga, kejadian cedera olahraga seringkali menjadi momok yang menurunkan motivasi anak maupun orang tua nya.Kabar gembiranya, banyak hal yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah atau menurunkan risiko terjadinya cedera olahraga pada anak remaja seperti yang disimpulkan oleh suatu penelitian tentang cedera olahraga pada anak remaja seperti berikut ini:
- Ingatkan anak untuk selalu melakukan pemanasan yang sesuai dengan kemampuannya dan juga dengan jenis latihan yang akan dilakukan.
- Pastikan anak melakukan olahraganya dengan teknik yang benar di bawah pengawasan seseorang yang terlatih.
- Upayakan agar anak tidak melakukan olahraga lebih dari 10 jam/minggu untuk memastikan pemulihan tubuh anak yang lebih baik.
- Bila anak menekuni suatu olahraga dengan cukup serius, maka anak juga perlu mengikuti suatu program pencegahan cedera olahraga yang dirancang khusus sesuai olahraga yang ditekuninya.